Tehnologi Semakin Hebat, Tinggal di Pelosok Dapat Melakukan Bisnis

Tehnologi Semakin Hebat, Tinggal di Pelosok Dapat Melakukan Bisnis

Kementerian Keuangan ini hari mengadakan Festival Transformasi dalam rencana memperingati Hari Oeang ke-73. Dalam festival itu, Kemenkeu mengundang Co-Founder & CEO Tokopedia, William Tanuwijaya. Mengulas transformasi atau perkembangan, William mengatakan jika langkah usaha di saat ini telah beralih. Ditambah dengan pesatnya perubahan tehnologi. Dia mengatakan, dengan bermunculannya beberapa e-commerce, misalnya Tokopedia, warga Indonesia yang ada di kota-kota kecil memiliki peluang yang sama dalam mengawali usaha dengan warga di kota-kota besar. “Kesempatan usaha itu dulu cuma berlangsung di kota-kota besar, atau cuma di Jakarta. Karena itu dengan basis digital harapannya bisa saja jalan keluar,” kata William dalam Festival Transformasi 2020.

menjelaskan, dengan kedatangan e-commerce, warga yang tinggal di pedesaan juga dapat mengawali usaha bermodalkan kecil. Dia menjelaskan, dari keseluruhan 6,5 juta pelapak di Indonesia, 86,5% salah satunya adalah entrepreneur baru. “Tokopedia sekarang telah 6,5 juta penjual. Menariknya 86,5% mereka itu belum memiliki usaha awalnya. Jadi usaha pertama mereka di Tokopedia, jadi mereka entrepreneur baru. Satu orang bermodalkan kecil dapat bangun usaha. Dengan bisnisnya itu juga ia dapat bangun rumah. Jadi perekonomian Indonesia ini tidak cuma berkembang cepat, tetapi inklusif” jelas William. Tidak hanya buka usaha, dengan kedatangan platform-platform digital itu semua warga di Indonesia, baik dari Aceh sampai Papua dapat beli produk pada harga yang sama.

Baca juga : BPPT: Modifikasi Cuaca Sukses Kurangi Hujan Jabodetabek Sampai 44%

Basis ini mempunyai tujuan supaya warga dapat mengawali usaha dengan peluang yang sama dengan warga di kota-kota besar, serta dapat beli barang pada harga yang sama. Meskipun dari kota kecil, mereka dapat pilih produk apapun pada harga yang sama di kota-kota besar. Jadi warga dari Aceh sampai Papua memiliki kesempatan yang sama,” tuturnya.

William mengutarakan, dengan pergerakan perkembangan pelaku bisnis baru di Tokopedia yang cepat, nilai transaksi Tokopedia sekarang berperan 1,5% dari PDB Indonesia tahun 2019. Dia memaparkan, sekarang transaksi di Tokopedia per bulannya sampai lebih dari Rp 14 triliun. “Sekarang transaksi Tokopedia telah di atas Rp Rp 14 triliun per bulan. Serta tahun kami meramalkan sebesar US$ 15,9 miliar atau Rp 222 triliun. Andil kami pada perekonomian Indonesia seputar 1,5%,” jelas ia.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *