Harga Bawang Putih Melejit Buat Inflasi Februari 0,28%

Harga Bawang Putih Melejit Buat Inflasi Februari 0,28%

Tubuh Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,28% di Februari 2020. Kenaikan harga bawang putih jadi salah satunya penyumbang inflasi paling besar.  Deputi Bagian Statistik Distribusi serta Layanan BPS, Yunita Risanti menjelaskan menurut barisan pengeluaran, dari 11 barisan, yang memberi inflasi tertinggi itu ialah barisan Judi Domino Online makanan, minuman serta tembakau inflasi 0,95% dimana andilnya 0,25%

“Barisan ke-2 inflasi besar ialah barisan perawatan pribadi serta layanan yang lain inflasinya 0,41%” kata Yunita di kantornya, Jakarta, Senin (3/3/2020). Selanjutnya barisan kesehatan alami inflasinya 0,34%. Dari barisan itu ada yang memberi bantuan deflasi diantaranya transportasi -0,37%, serta info komunikasi layanan keuangan -0,01%. “Jika disaksikan satu-satu komoditas apa yang memberi inflasi yakni pada barisan makanan, minuman serta tembakau itu komoditasnya ialah bawang putih memberi terlibat 0,09%” tuturnya.

Baca juga : Vitalia Sesha Ngaku Kapok, Janji Tidak Gunakan Narkoba untuk Ke-3 Kalinya

Setelah itu, kata Yunita, cabai merah memberi 0,06%. Lantas daging ayam ras, jeruk semasing memberikan terlibat 0,02%. Beberapa komoditas yang memberi inflasi 0,01% diantaranya rokok kretek filter, beras, mie goreng, rokok putih, cabai rawit, bawang bombai. “Komoditas yang menyumbang deflasi pada barisan ini ialah kacang panjang -0,01%” tuturnya. Untuk barisan perumahan, air listrik serta abah bakar rumah tangga diantaranya dikarenakan kenaikan kontrak rumah andilnya 0,01% serta kenaikan bahan bakar rumah tangga andilnya 0,01%. “Bahan bakar ini terbagi dalam beberapa komoditas, minyak tanah, gas elpiji 12 kg, 3 kg, bluegas, jadi beragam kenaikannya antar kota, sharenya 0,01%” katanya.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *